Toyota corolla menjadi sebuah Film Di Jepang

Toyota corolla dibuat menjadi sebuah Film Di Jepang

Di era 80 an, Toyota mengeluarkan generasi kelima Toyota Corolla (E80), dan AE86 adalah versi keenam dari generasi ke lima tersebut. AE86 ini standarnya sudah dirancang lebih kencang untuk menjadi mobil balap, ketimbang AE85 yang punya tampang sama persis dan berpenggerak roda belakang, tipenya pun serupa dengan lampu melotot (Levin) atau pop-up (Trueno), seperti milik Dori-Kin alias King Drift ini.

Toyota AE86

Toyota corolla menjadi sebuah Film Di Jepang

Toyota AE86 dibekali mesin berkapasitas 1600 cc yang mampu melepaskan tenaga 122 brake horse power ( bhp ), transmisi manual 5 kecepatan, sistem penggerak roda belakang ( RWD ), chassis monocoque dan sanggup melesat mulai nol hingga 60 mph ( 0-97 km per jam ) hanya dalam waktu 8.7 detik!

Tenaga yang sudah mencapai 175 dk itu disalurkan melalui transmisi TRD 5 percepatan dan diteruskan ke gardan belakang dengan gigi akhir 4,778 : 1 dan LSD TRD (2-way).

Di Indonesia, mobil ini sempat dipamerkan dalam acara IMX 2018. Karena unik dan merupakan mobil yang sangat legendaris , dalam acara ini Toyota Sprinter Trueno AE86 ada yang berminat membelinya seharga Rp1,7 miliar! Ditawar hingga Rp1,7 miliar, mobil tersebut memang cukup menggoda. Mesin hasil restorasinya sangat apik dan bersih. Mobil ini adalah milik Jacky dari Jakarta

Di Indonesia sendiri sepengatahuan saya hanya ada sekitar tujuh unit Toyota AE86 dengan yang Jack miliki mungkin menjadi satu-satunya dalam keadaan ‘rapi’, terutama soal mesin. Bekerja sama dengan bengkel Unotech, Saya sendiri berusaha semaksimal mungkin mempertahankan keaslian mesin bawaannya untuk mempertahankan kemiripan dengan mobil milik Takumi.

Walaupun mobil ini hanya masuk jajaran Corolla, namun kemampuan Toyota dengan kode sasis AE86 ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Drivability yang baik pada semua lini, body mobil yang kompak serta kemampuan mesin yang prima membuat Toyota AE86 masih diburu hingga kini.


Welcome to Autocantabria followers

Kode “A” mengindikasikan kode mesin Toyota A Series (4A/4A-GE) dan E86 menandakan kode generasi keenam Corolla E80 Series (E adalah kode untuk Corolla). Generasi AE86 berakhir pada 1987 dan diganti dengan AE92 (Corolla Sprinter).

Secara teknis, AE86 sudah memenuhi standar kebutuhan sebuah cita rasa sportscar. Mesin legendaris 4A-GE mempunyai spesifikasi inline 4, DOHC, 16V/20V dengan teknologi TVI-S yang memungkinkan pengaturan pasokan udara sesuai kebutuhan secara progresif.

AE86 dirancang dengan aura sport yang kental. Tak heran, generasi penerusnya Toyota 86 sudah masuk dalam jajaran mobil sport.

Baca juga :  Mobil klasik Duetto Spider memiliki sejarah

Dan untuk Mobil Toyota AE86 sempat diperkenalkan melalui film jepang yang berjudul Initial D, Didalam cerita film tersebut mengisahkan seorang anak laki-laki dari penjual tahu yang setiap hari disuruh ayahnya untuk mengantarkan tahu, Nama dari anak itu adalah Takumi.

Takumi membawa AE86 milik ayahnya setiap pagi untuk mengantar tahu melalui jalan pegunungan dengan teknik drifting.Dari situlah cerita bermula ketika Takumi bertemu dengan seorang yang juga penggemar drifting lainnya dan mereka bertanding dan menjadi legenda Gunung Akina.